Senin, 02 April 2012

Cerita Saya Waktu SMA Kelas X Semester I


         Ketika saya lulus dari SMP saya mendaftar di SMAN-1 KATINGAN HILIR dan di SMAN-2 KATINGAN HILIR dengan berkas saya yang ada. Pada saat pengumuman kelulusan saya diterima oleh kedua sekolah tersebut, namun karena sebelum masuk SMA saya sudah punya niat dan tekat yang tinggi untuk masuk ke SMAN-2 KATINGAN HILIR jadi saya memilih masul di SMAN-2 KATINGAN HILIR. Awal saya masuk ke SMAN-2 KATINGAN HILIR yaitu pada saat pendaftaran yang dimana saya diantar oleh ibu saya sendiri. Setelah diterima menjadi siswa di sekolah SMAN-2 KATINGAN HILIR saya dan teman-teman mengikuti Masa Orientasi Siswa untuk yang ke dua kalinya. Saya mengikuti kegiatan tersebut pada tanggal 14 Juli 2008, dan setelah selesai mengikuti kegiatan tersebut saya mulai belajar aktif bersama teman-teman saya yang sangat beragam, ada yang berasal dari Barito, Kasongan, Pagatan, Kereng Pangi, Talangkah, Talian Kereng dan lain sebagainya.
            Pada saat Kelas X Semester 1 saya biasa-biasa saja sama seperti teman-teman yang lainnya namun saya di ejek sama teman-teman karena saya pernah menggunakan Bentor untuk berengkat ke sekolah namun saya tidak merasa gengsi karena itulah kemampuan orang tua saya dan saya ingin sukses sama seperti orang lain. Waktu kelas X ini saya sangat suka olah raga Volly Ball, karena pada saat itu lapangan sepak bola belum ada namun saya tidak bisa menjadi seorang penyemash bola dan sebagai toser serta saya tidak bisa memoden bola namun saya diajarkan oleh teman saya bernama Kosasi. Dia adalah seorang pemain Volly yang handal dengan smashnya yang sangat luar biasa.
Waktu semester 1 ini saya berangkat dari rumah paman saya yang saya tumpangi dengan menggunakan sepeda punya sepupu saya, sekitar kurang lebih saya menggunakan sepeda tersebut saya merasa kecapean dan akhirnya saya memutuskan untuk berjalan dari rumah ke sekolah saya yang berjarak 2,5 Km. Pada saat berjalan ini saya merasa senang karena pada saat di jalan saya di bawa oleh orang-orang yang arahnya satu tujuan dengan saya dan bahkan saya yang berjalan ini selalu menjadi orang yang pertama datang ke sekolah setelah penjaga sekolahnya. Dan di rumah pun saya bangunnya pukul 03.00 karena pekerjaan saya lumayan banyak seperti menyapu lantai, mengepel, mencuci piring, melap sepeda motor, dan kadang-kadang juga membersihkan kaca rumah. Karena pekerjaan itulah saya berusaha bangun pagi terus karena apabila saya terlambat bangun lantas siapa lagi yang membersihkanya. Itulah resikonya kalau kita tinggal sama orang itu, namun saya tidak pernah patah semangat dalam melewati hari-hari saya dan saya termasuk anak rumahan dan jarang sekali keluar rumah. Sedangkan kalau di sekolah saya di kenal baik oleh teman-teman sebagai siswa pendiam dan sulit berinteraksi dengan teman-teman lainnya.

Ketika saya kumpul sama teman-teman anak kelas X, saya diejek oleh teman saya dengan seorang perempuan yang bernama Lisna Mardiana, karena saya diejek jadinya saya lagi dan lagi malu sama perempuan tersebut dan saya juga ada perasaan suka sama dia namun saya juga tidak pernah mengungkapkannya pada siapa pun. Dan perasaan tersebut saya pendam di dalam hati saya sendiri. Pada saat Semester 1 ini berakhir saya mendapat Peringkat 1 lagi dari 29 siswa di kelas saya. Namun pada saat awal Semester 2 saya di percayakan lagi menjadi ketua kelas karena itu adalah perjanjian kami sebelumnya apabila mendapat peringkat 1 maka dia harus menjadi ketua kelas dan ternyata saya yang terpilih, serta dengan rasa senang hati saya menerima hal tersebut. Selama saya menjadi ketua kelas saya sering berkomunikasi dengan guru-guru yang mengajar kami dan saya juga sangat mengenal tipe guru-guru tersebut.

Tidak ada komentar: